Masyarakat awam pada umumnya belum mengerti apa sebenarnya atom itu.Istilah atom berasal dari filsuf Yunani, yaitu Democritus.Ia menjelaskan bahwa "atom" berarti tidak dapat dipisahkan lagi.Seiring berjalannya waktu teori atom pun berkembang banyak fisikawan ataupun kimiawan berlomba-lomba untuk menemukan teori atom yang terbaik.Beberapa diantaranya ialah teori atom Dalton,Rutherford,dan ilmuwan terkenal lainnya.Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan teori atom berdasarkan hasi temuan para fisikawan ataupun kimiawan sampai saat ini.
HIPOTESIS DALTON
1. Unsur tersusun atas partikel yang sangat kecil dan tidak dapat dibagi lagi yang disebut dengan "atom".
2. Atom-atom yang menyusun suatu unsur adalah identik, baik massa, ukuran, dan sifatnya sama, sedangkan atom dari unsur yang berbeda mempunyai ukuran, massa, dan sifat yang berbeda.
3. Senyawa tersusun dari atom-atom yang terdiri dari dua unsur atau lebih dengan perbandingan tetap dan tertentu
4. Atom tidak dapat dimusnahkan atau diciptakan. Pada reaksi kimia terjadi penataan ulang atom-atom atau berpisahnya atom atom penyusun senyawa dan kemudian bergabung kembali dengan komposisi yang berbeda.
Konsep yang digagas oleh John Dalton lebih rinci dibandingkan gagasan yang diberikan oleh Democritus. Bentuk dari atom yang dijelaskan oleh Dalton adalah bola pejal.Dalton menjelaskan juga bahwa atom dari unsur yang berbeda memiliki ukuran dan sifat yang berbeda, misalnya ditunjukkan oleh perbedaan sifat antara unsur hidrogen dan oksigen, karena keduanya disusun dari atom yang berbeda.
Hipotesis yang kedua lebih menjelaskan bahwa bila dua atom yang berbeda bergabung dengan perbandingan jumlah atom yang berbeda akan menghasilkan senyawa yang berbeda pula.
Gagasan tersebut memberikan penjelasan kepada Hukum Perbandingan Tetap atau Hukum Proust.
TEORI ATOM J.J.THOMSON

Pada tahun 1897 J. J. Thompson
menemukan elektron. Berdasarkan penemuannya tersebut, kemudian Thompson
mengajukan teori atom baru yang dikenal
dengan sebutan model atom Thompson.
Model atom Thompson dianalogkan seperti
sebuah roti kismis, di mana atom terdiri atas
materi bermuatan positif dan di dalamnya
tersebar elektron bagaikan kismis dalam roti
kismis. Karena muatan positif dan negatif
bercampur jadi satu dengan jumlah yang
sama, maka secara keseluruhan atom
menurut Thompson bersifat netral (Martin
S. Silberberg, 2000).
TEORI ATOM J.J.RUTHERFORD
Antoine Henri Becquerel (1852-1908), seorang ilmuwan dari Perancis
pada tahun 1896 menemukan bahwa uranium dan senyawa-senyawanya
secara spontan memancarkan partikel-partikel. Partikel yang dipancarkan
itu ada yang bermuatan listrik dan memiliki sifat yang sama dengan sinar
katode atau elektron.
Unsur-unsur yang memancarkan sinar itu disebut unsur radioaktif,
dan sinar yang dipancarkan juga dinamai sinar radioaktif. Ada tiga macam
sinar radioaktif, yaitu:
a. sinar alfa (α), yang bermuatan positif
b. sinar beta (β), yang bermuatan negatif
Pada tahun 1908, Hans Geiger dan Ernest Marsden yang bekerja di
laboratorium Rutherford melakukan eksperimen dengan menembakkan sinar
alfa (sinar bermuatan positif) pada pelat emas yang sangat tipis.
Sebagian
besar sinar alfa itu berjalan lurus tanpa gangguan, tetapi sebagian kecil
dibelokkan dengan sudut yang cukup besar, bahkan ada juga yang dipantulkan kembali ke arah sumber sinar.
Dari hasil percobaan kedua asistennya itu,
Ernest Rutherford menafsirkan sebagai berikut.
a. Sebagian besar partikel sinar alfa dapat
menembus pelat karena melalui daerah hampa.
b. Partikel alfa yang mendekati inti atom
dibelokkan karena mengalami gaya tolak inti.
c. Partikel alfa yang menuju inti atom dipantulkan karena inti bermuatan positif dan sangat
massif
(Martin S. Silberberg, 2000).
Beberapa tahun kemudian, yaitu tahun 1911, Ernest Rutherford mengungkapkan teori atom modern yang dikenal sebagai model atom Rutherford.
1) Inti atom yang bermuatan positif.
2) Elektron-elektron yang bermuatan negatif dan mengelilingi inti.
b. Semua proton terkumpul dalam inti atom, dan menyebabkan inti atom
bermuatan positif.
c. Sebagian besar volume atom merupakan ruang kosong. Hampir semua massa atom terpusat pada inti atom yang sangat kecil. Jari-jari atom sekitar 10-10 m, sedangkan jari-jari inti atom sekitar 10-15 m.
d. Jumlah proton dalam inti sama dengan jumlah elektron yang mengelilingi
inti, sedangkan atom bersifat netral.
TEORI ATOM NIELS BOHR
b. Kedudukan elektron dalam kulit-kulit, tingkat-tingkat energi dapat
disamakan dengan kedudukan seseorang yang berada pada anak-anak
tangga.
Seseorang hanya dapat berada pada anak tangga pertama, kedua,
ketiga, dan seterusnya, tetapi ia tidak mungkin berada di antara anak
tangga-anak tangga tersebut.
Model atom Bohr tersebut dapat dianalogkan seperti sebuah tata surya
mini. Pada tata surya, planet-planet beredar
mengelilingi matahari. Pada atom, elektronelektron beredar mengelilingi atom, hanya
bedanya pada sistem tata surya, setiap
lintasan (orbit) hanya ditempati 1 planet,
sedangkan pada atom setiap lintasan
(kulit) dapat ditempati lebih dari 1
elektron.
Dalam model atom Bohr ini dikenal
istilah konfigurasi elektron, yaitu susunan elektron pada masing-masing kulit.
Data yang digunakan untuk menuliskan
konfigurasi elektron adalah nomor atom
suatu unsur, di mana nomor atom unsur menyatakan jumlah elektron dalam atom unsur tersebut. Sedangkan elektron pada kulit terluar dikenal dengan sebutan elektron valensi. Susunan elektron valensi sangat menentukan sifatsifat kimia suatu atom dan berperan penting dalam membentuk ikatan dengan atom lain. Untuk menentukan konfigurasi elektron suatu unsur, ada beberapa patokan yang harus selalu diingat, yaitu:
a. Dimulai dari lintasan yang terdekat dengan inti, masing-masing lintasan disebut kulit ke-1 (kulit K), kulit ke-2 (kulit L), kulit ke-3 (kulit M), kulit ke-4 (kulit N), dan seterusnya.
b. Jumlah elektron maksimum (paling banyak) yang dapat menempati masing-masing kulit adalah:
2n2
dengan n = nomor kulit
Kulit K dapat menampung maksimal 2 elektron.Kulit L dapat menampung maksimal 8 elektron.
Kulit M dapat menampung maksimal 18 elektron, dan seterusnya.
c. Kulit yang paling luar hanya boleh mengandung maksimal 8 elektron.



No comments:
Post a Comment