Friday, September 11, 2020

AUTOBIOGRAFI

    Nama saya adalah Nico Andreas, saya berasal dari keluarga yang sederhana namun sangat bahagia. Saya lahir pada tanggal 28 November 2000 di Jakarta. Nama saya diberikan oleh kakek yang telah meninggal saat saya berumur 6 tahun. saya dididik secara tegas oleh orang tua saya. mama saya sering mengomeli saya jika saya melakukan kesalahan dan akan mencubit atau menabok saya jika saya melakukan kesalahan yang fatal. berkebalikan dengan ayah saya, jika saya melakukan kesalahan yang sepele, ia hanya akan menegur saya . namun jika saya melakukan kesalahan yang fatal, ia tidak segan-segan untuk menampar ata memukul saya. Sewaktu saya kecil, saya sering diomeli karena sering bermain di warung internet atau biasa disebut WARNET. Pada saat SD, saya bersekolah di SDN Pasar Minggu 02 pagi. waktu saya bermain warnet, nilai-nilai sekolah saya sangat kecil sehingga saya sering diomeli oleh ayah saya. Namun, seiring berjalannya waktu, saya sudah lebih fokus untuk sekolah. hingga pada saat Ujian Nasional SD saya mendapakan nilai yang cukup bagus dengan rata-rata nilai 92.67. 

    saya melanjutkan pendidikan saya ke SMPN 227 Jakarta Selatan. disana saya menemukan teman-teman yang luar biasa pinter. saya sangat iri kepada mereka. teman-temanku yang pintar ini memiliki agama yang sama dengan saya, mereka sering diikutkan lomba-lomba sepert OSN dan lomba-lomba lainnya sedangkan aku hanya duduk diam dibelakang tanpa berkembang sedikitpun. naik ke kelas 2 SMP, aku mulai serius untuk belajar. alhasil, aku mendapatkan nilai yang bagus pada kelas 2 SMP. teman-temanku yang pintar pun mulai aku kejar walau dengan selisih jarak yang amat jauh. namun tidak ada salahnya untuk mencoba. Nama teman-temanku adalah marcel dan devin.Setelah saya melalui masa kelas 2 yang penuh dengan usaha untuk peningkatan diri, tibalah saya dikelas 3. dikelas 3 saya mendapatkan kelas yang sama dengan devin dan marcel. oleh karena itu saya sangat berusaha agar dapat menyaingi mereka. suatu saat ada lembaga tertentu yang menggelar uji test IQ. saya sangat terkejut karena hasil yang saya dapatkan adalah nilai IQ-ku diatas dari marcel dan devin. namun aku tidak menjadi sombong dan gegabah, aku tetap berusaha belajar. Tibalah saat Ujian Nasional. ujianku berjalan dengan lancar dan aku mendapatkan nilai rata-rata 85.8.

    SMA adalah masa-masa terindah. Aku bersekolah di SMAN 46 Jakarta Selatan. aku memiliki banyak sekali teman disana, dari yang bandel karena sering tawuran, merokok, ataupun mabuk-mabukan. awalnya, aku terjerat dalam lingkaran itu, dulu aku sering sekali merokok sampai menadi kebiasaan. dikelas 10 aku sangat benci untuk belajar. tidak ada pelajaran yang aku sukai karena dipikiranku hanya ada main, main dan bermain. lanjut ke kelas 11, aku mulai menemukan teman-teman yang sangat dekat dengan ku. mereka adalah sahabatku. nama mereka adalah Figo, Aldy, Marco. disaat istirahat, aku sangat senang untuk berdiskusi dengan mereka. depan kelas adalah tempat biasa kami untuk berdiskusi. kami berdiskusi tentang banyak hal, dari Fisika, Matematika, Kimia, dan banyak ilmu lainnya. dikelas 11 juga saya sudah mulai serius kembali untuk belajar, disitulah saya bertemu denga kimia. sebuah ilmu abstrak nan indah. dikelas 10 saya sangat tidak mengerti tentang yang namanya kimia, namun entah kenapa disaat kelas 12, saya langsung daat dengan cepat untuk memahami ilmu kimia. saya juga tidak membutuhkan waktu yang sangat lama untuk memahami ilmu kimia kelas 10. setelah semester 1 berakhir, saya mendapatkan nilai rapot. Namun saya belum mendapatkan ranking 10 besar. seteah saya belajar dengan giat dan didukung dengan teman-teman saya, nilai-nilai saya dikelas 11 semester 2 mulai meningkat. saat pembagian rapot saya mulai mendapatkan ranking, walau hanya ranking 8. Libur semesterpun tiba dan saya sering bermain dengan sahabat-sahabatku. setelah libur usai, masuklah saya ke kelas 12. disemester satu, saya mulai banyak belajar. sembari belajar, saya juga sering nongkrong dengan teman-teman saya, baik itu sekedar makan ayam bersama, ngopi di family mart, ataupun bakar-bakar ayam dirumah figo. nilai-nilai saya sangatlah bagus, sehingga saya mendapatkan ranking 2 di kelas 12 semester 1 dan membuat orang tua saya bangga. pada saat semester 2, saya jarang belajar karena materi yang dipelajari adalah pelajaran mengulang dari kelas 10 dan kelas 11. Setelah semester akhir saya mendapatkan nilai akhir yang bagus dari semester 1 ke semester 5. sayapun mendapatkan kuota SNMPTN dan memilih UNJ dipilihan pertama. selain itu,setelah pengumuman nilai Ujian Nasional diumumkan, saya awalnya tidak percaya bahwa saya mendapatkan nilai 100 pada mata ujian kimia. suatu hal yang sangat mengejutkan bagi saya. sebelum pengumuman UN, saya juga telah dinyatakan lulus snmptn dan masuk UNJ jurusan kimia murni. selain mendapatkan UNJ saya juga mendapatkan Beasiswa dari kemendikbud setelah melalui berbagai tahap seleksi, mulai dari pengumpulan berkas hingga sampai wawancara.

Kuliah adalah empat yang asik. dimana tempat ini menempa diri saya untuk menjadi lebih dewasa. dimana aspek-aspek kedewasaan seperti tanggung jawab, kedisiplinan, dan lainnya sngat diterapkan disini. di semester 1 dan 2 saya belajar bagaimana caranya mengatur waktu belajar, makan,bermain, dan lainnya. memang awalnya rumit, tapi semakin kesini, saya semakin bisa mengontrol waktu saya. sekarang dan seterusnya, yang saya lakukan adalah memanfaatkan potensi yang tuhan telah berikan kepada saya.

No comments:

Post a Comment